Lampung Utara, liputanjurnalis.com– Pemerintah Desa Beringin, Kecamatan Abung Kunang, Kabupaten Lampung Utara terus berinovasi dalam memajukan ekonomi masyarakat melalui penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Tahun ini, BUMDes Galang Usaha menjadi salah satu motor penggerak program ketahanan pangan yang bersumber dari alokasi Dana Desa (DD) tahun 2025.
Program ketahanan pangan tersebut mengacu pada Permendesa PDTT Nomor 13 Tahun 2020 serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 201/PMK.07/2022, dengan fokus utama pada penggemukan kambing dan pembibitan ikan lele sebagai sektor usaha unggulan.
Ketua BUMDes Galang Usaha, Herman, menjelaskan bahwa dana yang dikelola berasal dari alokasi 20% Dana Desa untuk ketahanan pangan. Program penggemukan kambing saat ini telah berjalan dan berlokasi di Dusun 4, sementara pembibitan ikan lele masih dalam tahap persiapan karena pencairan anggaran dilakukan dalam dua tahap.
“Total anggaran BUMDes kurang lebih sebesar Rp136.578.000, dicairkan menjadi dua tahap. Tahap pertama sebesar Rp67.700.000 digunakan untuk penggemukan kambing, pembangunan kandang, dan sewa lahan. Sedangkan dana tahap kedua masih berada dalam rekening dan akan digunakan untuk pembibitan ikan lele,” jelas Herman.
Sementara itu, Kepala Desa Beringin, Viter Leni, menegaskan bahwa lahan untuk penggemukan kambing menggunakan sistem sewa dan disesuaikan dengan harga lahan di wilayah setempat. Ia juga memastikan bahwa seluruh proses telah melalui koordinasi bersama pendamping desa, BPD, staf desa, serta tokoh masyarakat.
“Kami berharap BUMDes Galang Usaha dapat benar-benar mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, kami mengimbau warga agar mendukung sekaligus mengawasi program ini supaya berjalan transparan, tepat guna, dan memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Program ketahanan pangan ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi desa melalui pemberdayaan yang inklusif dan berkelanjutan.
(ANDI SM)
