SUKABUMI.liputanjurnalis.com - Beredar informasi terkait dugaan makanan basi yang dikonsumsi di salah satu sekolah di wilayah Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi - Jawa Barat. Dalam menanggapi hal tersebut, Badan Gizi Nasional Desa Bojongkokosan memberikan klarifikasi resmi, Selasa (26/08/2025).
Menurut pernyataan yang disampaikan oleh perwakilan Badan Gizi Nasional Hj. Robiyah, tidak ada peserta maupun karyawan yang mengalami gejala makanan basi setelah mengonsumsi makanan yang didistribusikan oleh pihaknya. Lebih lanjut dijelaskan, makanan yang sempat beredar kabarnya ditarik kembali bukan karena adanya korban, melainkan akibat munculnya unggahan viral di media sosial.
"Saya sendiri bersama karyawan juga ikut makan dan tidak ada masalah,” ujar perwakilan Badan Gizi Nasional.
"Hari ini tidak ada masalah, hanya nasi terkontaminasi dengan sosis yang memang dasarnya Seperti berlendir. Kami sudah klarifikasi dengan pihak sekolah yang memviralkan hal itu,” tegasnya.
Pihak Badan Gizi Nasional juga menyatakan bahwa video yang beredar tidak valid dengan kenyataan dan terindikasi ada unsur manipulasi. “Apa yang diangkat dengan pihak sekolah sudah kami klarifikasi, jadi informasi yang beredar tidak sesuai fakta,” tambahnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak penyedia makanan berjanji akan menambah asupan bergizi berupa susu dalam distribusi makanan berikutnya.
(Igun).